Secara sederhana bisnis online adalah transaksi yang terjadi melalui internet/tanpa bertemu secara langsung. Bisnis online yang disebutkan disini adalah toko online.

galeriposInilah beberapa kelebihan bisnis internet atau bisnis online sehingga pertumbuhan bisnis online terjadi sangat pesat bahkan dilakukan oleh perseorangan :

  1. Modal awal relatif kecil dan biaya operasional relatif rendah

Dibandingkan dengan bisnis offline (buka warung/buka toko) modal awal membangun bisnis online relatif rendah begitu juga biaya operasionalnya relatif menjadi rendah karena bisa dilakukan dari manapun bahkan dari rumah

  1. Bisa dilakukan dimana saja, asal ada koneksi internet
  2. Global market

Dibandingkan dengan toko tradisional yang biasanya hanya terbatas pada suatu daerah/suatu kota, pasar toko online relatif lebih besar karena website bisa diakses dimana saja

  1. Buka 24 Jam karena website toko online bisa diakses 24 jam, yang artinya order dan transaksi bisa dilakukan selama 24 jam bahkan ketika pemiliknya sedang tidur.

Itulah beberapa kelebihan toko online sehingga dari tahun ke tahun pertumbuhan toko online di Indonesia bahkan di dunia terjadi sangat pesat.

Selanjutnya kalau ada kelebihan, apa kekurangannya? Satu-satunya kekurangan toko online menurut penulis adalah : TRUST / KEPERCAYAAN.

Seperti kita ketahui transaksi yang terjadi di dunia offline atau ketika kita beli barang di warung, supermarket adalah penjual dan pembeli bertemu langsung. Di bisnis online / toko online biasanya pembeli transfer dulu baru penjualnya mengirimkan barang yang dibeli, jadi di bisnis online faktor kepercayaan menjadi suatu hal yang sangat-sangat penting. Bagi pemula atau yang awal-awal membangun toko online faktor kepercayaan merupakan sesuatu yang sulit dibangun, maka diperlukan suatu tempat bagi toko online-toko online tersebut untuk memasarkan, menjual barang-barangnya melalui toko online. Tempat tersebut dinamakan MARKETPLACE.

Secara sederhana pengertian marketplace adalah tempat/pasar bagi toko online untuk memasarkan jasa atau produknya melalui internet sehingga pemasaran dan pembayaran dilakukan melalui marketplace tersebut. Toko online yang menempatkan produknya melalui marketplace tersebut biasanya disebut merchant/vendor.

PT Pos Indonesia sebagai salah satu perusahaan jasa yang sudah memiliki nama besar dan terpercaya di masyarakat menangkap peluang ini sebagai salah satu potensi bisnis yang sangat menguntungkan dengan dibentuknya Proyek E-Commerce PT Pos Indonesia melalui Keputusan Direksi PT Pos Indonesia (Persero) Nomor: KD.37/DIRUT/0413 tangal 29 April 2013 tentang Proyek e-Commerce PT Pos Indonesia (Persero), dengan dilakukannya Soft Launching Layanan e-Commerce Clearing House pada tanggal 14 Desember 2013.

Tujuan e-Commerce Clearing House adalah sebagai enabler yang mendorong pertumbuhan bisnis kurir dan payment melalui e-marketplace Galeripos. Bisnis proses e-Commerce Clearing House disesuaikan dengan kebutuhan pasar, sehingga tercipta layanan yang “one stop shopping” yang mengintegrasikan 3 (tiga) pilar bisnis, yaitu :

  1. eMarketplace melalui toko online Galeripos.com
  2. eCommerce Payment / Pembayaran
  3. Shipping / Delivery (Distribusi / pengantaran barang)

PT Pos Indonesia (Persero) akhirnya meluncurkan website Galeripos.com sebagai marketplace online shop di tengah boomingnya bisnis online, di tengah para raksasa online shop yang sudah lama eksis, di tengah hiruk pikuknya penjual barang-barang yang memanfaatkan media social sebagai media dagangannya. Mampukah Galeripos menggeliat dan menerobos pasar menjadi pemain yang terpercaya di dunia onlineshop khususnya di Indonesia?

Menarik sekali untuk dibedah , karena begitu banyaknya bisnis online yang muncul dan sukses, tapi banyak juga yang tidak dilirik konsumen, mati suri, bangkrut dan akhirnya gulung tikar. Kita bisa lihat kondisi ril big player online shop di indonesia: lazada.co.id, zalora.co.id , tokopedia.com, belum forum jual beli / FJB kaskus, bukalapak.com yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Para pemain lama dan baru yang terus bermunculan mau tidak mau menjadi pesaing yang serius. Galeripos.com harus mampu menjawab keinginan pelanggan dan menjadi solusi pelanggan dan akhirnya menjadi media favorit untuk melakukan belanja online.

Memang benar sekali bisnis e-commerce adalah bisnis kini dan masa depan yang sangat potensial. Menurut data pada tahun 2012 saja, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 55 juta orang, tumbuh 30,9 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dan ternyata Indonesia menduduki urutan ke-4 sebagai negara dengan pengguna internet terbanyak di Asia di bawah China di urutan pertama sebanyak 513 juta orang, selanjutnya India 121 juta orang dan Jepang 101 juta orang.

Dari data lembaga riset International Data Corporation (IDC), nilai perdagangan lewat internet di Indonesia tahun 2011 mencapai 3,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 30 triliun. Hasil survei Master Card Worldwide pada Februari lalu juga menunjukkan trend peningkatan belanja online sebesar 15 persen di Indonesia dalam enam bulan ke depan. Data terakhir menyebutkan bahwa Para pembeli online di Indonesia akan menghabiskan USD 2,60 miliar di tahun 2014. Angka ini akan naik hampir dua kali lipat yakni sebesar USD$4,89 Miliar di tahun 2016.

Data terkini menunjukkan statistik pasar e-commerce di Asia yang mencengangkan, Indonesia ternyata menghabiskan budget sebesar USD 2,60 miliar untuk belanja online di tahun 2014 (INFOGRAFIK). Bisa dihitung jika saja jika galeripos.com mendapat sedikit saja “kue belanja online” tersebut, maka dipastikan keuntungan yang signifikan, itu belum termasuk biaya shipping, online payment-nya yang sudah terintegrasi dengan galeripos.com

Bagaimana Menjadikan Galeripos.Com Sebagai Marketplace Online Shop No.1 Di Indonesia

2 thoughts on “Bagaimana Menjadikan Galeripos.Com Sebagai Marketplace Online Shop No.1 Di Indonesia

  • October 1, 2014 at 8:25 am
    Permalink

    semoga marketplace galeripos…terus bertumbuh dan berkembang 😀

    Reply
    • October 11, 2014 at 11:39 am
      Permalink

      Aamiin..semoga terwujud Pak Iwan..:)

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *